Laju Reaksi

Saturday, 27 April 2013

biografi



Nama :ROBIANSYAH
Agama : Hindu Kaharingan
Alamat Asal : Desa Rahung Bungai Kecematan Kapuas Hulu, Sekarang Tinggal di kuala kurun kabupaten gunung mas.
Asal Sekolah :SDN- 1 Kecamatan Kapuas Hulu, SMPN Kapuas Hulu, dan SMA di SMA Katolik Santo Arnoldus Janssen Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas
Visi :
Menjadi orang yang berguna bagi masyarakat,
 Misi :
Kepengennya Membangun perekonomian menjadi lebih baik, terutama bagi masyarakat biasa.
Pesan :
Jadikanlah diri mu seperti bunga ditepi jurang yang indah untuk dipandang tapi sulit untuk dipegang
Kesan :
Tiada yang paling indah saat bersama sahabat, terutama orang-orang yang sangat berarti bagi kita.

Penyetaraan reaksi redoks suasanan asam

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PENYETARAAN REAKSI REDOKS link

Tuesday, 23 April 2013

TEORI BELAJAR



Banyak teori belajar yang digunakan para guru untuk berbagai keperluan belajar dan proses pembelajaran. Ada 3 pandangan psikologi utama tentang teori belajar, yaitu teori belajar Behavioristik, teori belajar Kognitif dan teori belajar Humanistik.
Teori belajar Behavioristik
Teori belajar ini pembelajaran berorientasi pada hasil yang dapat diukur dan diamati. Pengulangan dan pelatihan digunakan supaya perilaku yang diinginkan dapat menjadi kebiasaan. Hasil yang diharapkan dari penerapan teori behavioristik ini adalah terbentuknya suatu perilaku yang di nginkan. Perilaku yang di nginkan mendapat penguatan positif dan perilaku yang kurang sesuai mendapat penghargaan negative. Evaluasi atau penilaian didasari atas perilaku yang tampak. Dalam teori belajar ini guru tidak banyak memberikan ceramah ,tetapi instruksi singkat yang di kuti contoh baik dilakukan sendiri maupun melalui simulasi.
Teori belajar Kognitif
Menurut teori ini,proses belajar akan belajar dengan baik bila materi pelajaran yang beradaptasi (berkesinambungan)secara tepat dan serasi dengan struktur kognitif yang telah dimiliki oleh siswa. Dalam teori ini ilmu pengetahuan dibangun dalam diri seorang individu melalui proses interaksi yang berkesinambungan dengan lingkungan. Proses pembelajaran ini bejalan tidak sepotong – sepotong atau terpisah – pisah melainkan bersambung sambung dan menyeluruh.  Teori belajar kognitif ini guru bukanlah sumber belajar utama dan bukan kepatuhan siswa yang dituntut dalam refleksi atas apa yang diperintahkan dan dilakukan oleh guru. Evaluasi belajar bukan pada hasil tetapi pada kesuksesan siswa dalam mengorganisasi pengalamanya.
Teori belajar Humanstik
Menurut teori humanistik,tujuan belajar adalah untuk memanusiakan manusia. Proses balajar dianggap berhasil jika si pelajar telah memahami lingkungannya dan dirinya sendiri. Siswa dalam proses belajarnya harus berusaha agar lambat laun ia mampu mencapai aktualisasi diri dengan sebaik- baiknya. Teori belajar ini berusaha memahami perilaku belajar dari sudut pandang pelakunya bukan dari sudut pandang pengamatnya. Peran guru dalam teori ini adalah sebagai fasilitator bagi para siswa sedangkan guru memberikan motivasi,kesadaran mengenai makna kehidupan siswa. Guru memfasilitasi pengalaman belajar kepada siswa dan mendampingi siswa untuk memperoleh tujuan pembelajaran. Siswa berperan sebagai pelaku utama yang memaknai proses pengalaman belajarnya sendiri.
Teori belajar Konstruktivistik
Menurut teori ini permasalahan dimunculkan dari pancingan internal, permasalahan muncul dibangun dari pengetahuan yang direkonstruksi sendiri oleh siswa. Teori ini sangat dipercaya bahwa siswa mampu mencari sendiri masalah,menyusun sendiri pengetahuannya melalui kemampuan berpikir dan tantangan yang dihadapinya,menyelesaikan dan membuat konsep mengenai keseluruhan pengalaman realistik dan teori dalam satu bangunan utuh.
Teori belajar Gestalt
Menurut pandangan teori gestalt seseorng memperoleh pengetahuan melaui sensasi atau informasi dengan melihat strukturnya secara menyeluruh kemudian menyusunya kembali dalam struktur yang sederhana sehungga lebih mudah dipahami.
Manfaat dari beberapa teori belajar adalah :
  1. Membantu guru untuk memahami bagaimana siswa belajar
  2. Membimbing guru untuk merancang dan merencanakan proses pembelajaran
  3. Memandu guru untuk mengelola kelas
  4. Membantu guru untuk mengevaluasi proses, perilaku guru sendiri serta hasil belajar siswa yang telah dicapai
  5. Membantu proses belajar lebih efektif, efisien dan produktif
  6. Membantu guru dalam memberikan dukungan dan bantuan kepada siswa sehingga dapat mencapai hasil prestasi yang maksimal.

Thursday, 18 April 2013

puisi terindahku

Tak perlu
dia yang sempurna..........,
untuk bisa bersamaku.........,
karena yang aku butuhkan ,,,,,,,,,,
................adalah,,,,,,,,,,,,,,
dia yang tau kekuranganku
tapi tetap ingin bersamaku,,,,,,,,,